Cara Gendong Bayi Yang Benar

 jangan sering menggendong bayi  nanti amis tangan Cara Gendong Bayi yang Benar

Cara Gendong Bayi yang Benar

Kalau orang dulu suka bilang, jangan sering menggendong bayi nanti amis tangan. Tapi buat aku yang tidak dapat usang menggendong bayi alasannya syaraf, gendonglah bayimu sesering dan selama beliau mau. Karena nanti ada masanya anak kita tidak mau digendong.

Kenapa sih bayi itu minta digendong? Yang niscaya bayi itu mencari rasa nyaman dalam pelukan kita. Adaptasi hangat selama dalam perut ibu dan harus menyesuaikan dengan dunia luar menciptakan beliau harus berguru banyak hal. Dan dengan kita menggendongnya, bayi akan bahagia.
Karena dikala menggendong baik pakai gendongan atau tidak, kita membangun bonding sama anak. Mata bertatapan, kulit bersentuhan, bunyi terdengar erat dan detak jantung seakan menyatu *eaaa. Bayi juga dilatih indera penciumannya, misalkan si ibu pakai parfum perempuan terlaris maka bayi akan mengenal diotaknya ini amis si ibu. Dan itu akan menciptakan bayi bakal nyaman banget ada dibuaian.
Banyak sekali manfaat menggendong.
1. Bisa menenangkan bayi semoga lebih nyaman
2. Membuat bayi senang dan ceria
3. Menstimulasi keseimbangan
4. Mengajarkan wacana dunia sekitar pada bayi
5. Belajar berbicara 
6. Membantu perkembangan emosi bayi
7. Menyeimbangkan kehidupan luar rahim alasannya akan mengingatkan bayi dikala beliau didalam rahim
Sedangkan manfaat menggendong bayi untuk ibu itu akan lebih mudah untuk menyusui, dapat sambil makan atau kerja, lebih memperhatikan bayi, mudah nidurin bayi dan lebih mudah mau dibawa kemana-mana pakai gendongan srett ambil berangka
 Sekarang, tren menggendong itu jadi hits kembali seiring munculnya banyak gendongan unyu-unyu. Mulai dari warna, bahan, harga hingga kenyamanan aneka macam macam gendongan dibentuk semoga ibu dapat lebih sering menggendong anaknya.
Menggendong bayi dikala usia 0-3 bulan
Posisi cradlling hold sangat disukai. Dimana tangan kita menyangga kepala dan leher bayi, sedangkan satunya menyangga punggung dan bokong pakai lengan juga. Bayi didekatkan didada kita. Posisi ini yang biasa dipakai untuk menggendong dari tahun ke tahun. Karena selain kita mudah nyusui, posisi ini juga bikin bayi nyaman (ternyaman)
Posisi kangguru, hampir kayak cradle tapi tegak pas didada. Konon posisi ini membantu menyelamatkan bayi prematur dibandingkan posisi gendong cradle biasa. Yang niscaya usahakan bayi tetap dapat bernafas yaaa.
Posisi tegak menyerupai menyendawakan bayi juga disukai. Kepala bayi bersandar dibahu kita. Sekalian saja tepuk-tepuk punggungnya biar sendawa atau anginnya keluar dapat kentut. Asal jangan lupa untuk selalu menyangga kepala dan punggung alasannya leher bayi 0-3 bulan masih belum terlalu kuat. Kepalanya aja suka goyang-goyang tapi maksain pengen ngangkat hehehehe.
Posisi shoulder hold. Bayi digendong dalam posisi 45% dengan perut bayi bersentuhan dengan perut ibu. Bisa sambil ajak bayi ngomong jadi ada kontak antara ibu dan anak.


Menggendong bayi dikala usia 4 bulan keatas

Leher bayi sudah semakin tegak, jadi tidak perlu terlalu ditopang lagi (tapi ya topang dikit-dikit aja xD). Dia dapat duduk dipangkuan sambil dipegang. Makanya jikalau ngegendong hadap depan beliau suka banget.
Bisa juga digendong samping dengan posisi bayi bersandar tapi menghadap kedepan (duduk samping). Atau model kangguru biasanya jadi pilihan ibu semoga gendongnya lebih erat dan nyaman.
Nikmati sajalah masa-masa indah menggendong, alasannya ga semua ibu dapat menggendong anaknya. Nanti juga ada masa beliau gak mau digendong lagi. Pokoknya mah, gendong bayi itu cepet banget rasanya, tiba-tiba udah gede aja.
Selamat mencoba.